Adversity Quotient (AQ) dalam Dunia Kerja: Faktor Penting Kinerja dan Daya Juang Karyawan
Adversity Quotient (AQ) dalam Dunia Kerja: Faktor Penting Kinerja dan Daya Juang Karyawan
Di dunia kerja yang penuh tantangan dan perubahan, daya juang karyawan menjadi faktor penting selain kemampuan teknis. Dalam konteks ini, Adversity Quotient (AQ) berperan besar dalam mendukung kinerja dan ketangguhan karyawan. Adversity Quotient (AQ) adalah konsep yang menggambarkan kemampuan individu dalam menghadapi, mengelola, dan bertahan ketika dihadapkan pada kesulitan atau tantangan. AQ menunjukkan seberapa kuat daya juang seseorang, bagaimana ia merespons tekanan, serta sejauh mana ia mampu bangkit dan tetap produktif dalam situasi sulit, baik dalam kehidupan sehari-hari maupun dunia kerja. Dalam pengukurannya, AQ mencakup beberapa aspek utama, yaitu:
- Control: sejauh mana individu merasa mampu mengendalikan situasi sulit.
- Origin & Ownership: cara individu memahami sumber masalah serta kesediaannya mengambil tanggung jawab untuk menyelesaikannya.
- Reach: kemampuan membatasi dampak masalah agar tidak memengaruhi aspek kehidupan lain.
- Endurance: persepsi individu terhadap lamanya kesulitan akan berlangsung.
Adversity Quotient (AQ) merupakan salah satu faktor penting yang perlu diperhatikan oleh perusahaan. Karyawan dengan tingkat AQ yang rendah cenderung menghindari atau mudah menyerah ketika menghadapi tantangan. Selain itu, kepuasan kerja dan produktivitas karyawan juga d ipengaruhi oleh keterkaitan antara :
- Motivasi kerja
- AQ
- Pengaturan jam kerja.
Penerapan jam kerja yang fleksibel dapat memberikan kesempatan bagi karyawan untuk menyeimbangkan kehidupan pribadi dan profesional sesuai dengan kebutuhannya. Karyawan yang mampu mengelola waktu dengan baik serta merasa dihargai melalui fleksibilitas jam kerja umumnya menunjukkan motivasi yang lebih tinggi untuk mencapai kinerja optimal (Hada et al., 2020). Oleh karena itu, penyusunan kebijakan sumber daya manusia yang seimbang, disertai pemberian insentif yang memadai, menjadi hal penting dalam menciptakan lingkungan kerja yang positif serta mendukung keseimbangan antara pekerjaan dan kehidupan pribadi karyawan.
Sebagai penutup, Waskita Biro Konsultasi Psikologi menyediakan layanan tes Adversity Quotient (AQ) untuk membantu perusahaan memetakan daya juang dan ketangguhan karyawan sebagai dasar pengembangan SDM yang lebih optimal.